18
Nov
09

Si Bungsu yg mulai cerdas dan kritis…

Suatu hari aku dalam perjalanan pulang dari luar kota, aku, istriku dan ketiga anakku. Kami sekeluarga pulang dari rumah paman di Subang.  Saat mobil melintas di tol Pantura, persisinya di dekat pintu tol bekasi timur ada sebuah papan peringatan  yang bunyinya ” DILARANG MEMBUANG PUNTUNG ROKOK  DI SEPANAJNG  JALAN  TOL”  rupanya anakku yang bungsu membaca papan peringatan tersebut, lalu dia bertanya kepada istriku :  mama, puntung rokok apa sih ?.

Istriku menjawab : Puntung rokok itu rokok yang sudah pendek atau bekas rokok yang sudah di hisap. lalu  sibungsu bertanya lagi : Kalau begitu membuang rokok yang masih panjang boleh dong ma…

Aku tahu maksud anakku, yang dia maksud adalah membuang rokok yang sudah di hisap tapi masih panjang.

Sibungsu adalah anak gadisku yang ketiga atau mungkin yg terakhir, dia sudah duduk di kelas 2 sekolah dasar, sejak kelas 1 dia selalu  juara kelas  da memang tampak lebih cerdas dibanding ke dua kakaknya .

Aku dan istri sudah punya komitment untuk tidak tambah anggota keluarga lagi, kita focus kepada yg ada sekarang sampai mereka bisa mandiri.

Istriku menjawab lagi : “Yang pendek saja tidak boleh,  apa lagi yang panjang, jelas tidak boleh “

Diam2 aku meperhatikan sibungsu dari kaca spion dalam, sementara kedua kakaknya sudah terlelap pulas di sampingnya. Dan mamanya sudah mulai tidak tahan menahan ngantuk, tampaknya sibungsu masih belum puas dengan jawaban  mamanya dan dia bertanya lagi. ” Lalu kenapa tidak  ditulis ” Dilarang membuang puntung rokok yg pendek dan yang panjang ” seperti itu ma….

Istriku tidak menjawab rupanya dia sudah pulas atau memang belum mendapat jawaban bagaimana menjelaskan kepada si bungsu. Aku  hanya tersenyum, sementara dia tidak berani bertanya kepadaku karena dia tau aku tidak suka diajak ngobrol kalau sedang menyetir mobil. Akhirnya sibungsu menatap kosong keluar jendela melihat mobil2 belalu lalang yang mulai menyalahkan lampu karena hari memang sudah mulai gelap. Diam2 aku berpikir ada benarnya juga apa yang di katankan sibungsu tapi mungkin bahasanya lebih disederhanakan lagi, mungkin menjadi ” DILARANG MEMBUANG ROKOK DI SEPANJANG JALAN TOL” atau “DILARANG  MEROKOK DISEPANJANG JALAN TOL”.

“Si Bungsu sudah mulai kritis”   batinku……

Akhirnya kami sampai dirumah menjelang tengah malam, si bungsu  lelap di pangkuan mamanya. Aku mengangkat dan membaringkan dia di tempat tidurnya. Ku cium lembut keningnya  sambil berbisik , “ you had started  intelligent my young daughter “



Advertisements
04
Aug
09

WACHING STROKE PATIENT GATHERED IN THE CIBUBUR

IMG_0417

WACHING  STROKE  PATIENT  GATHERED  IN THE CIBUBUR

Releasing  mind  burden,   blowing  a ballon until burst out.

Cibubur  Camp ground become  the location of stroke patients  camping In the wheel chair They danced , with   plate tongue  they sang. Their body was ill  but  their pirit was painless at all.
Continue reading ‘WACHING STROKE PATIENT GATHERED IN THE CIBUBUR’

25
Jul
09

CHAINS OF LOVE

GANTI BAN MOBIL

One day  a  boy seeing t an old  lady  was standing confuse on side way. Although it was dark days, the boy could see  that  the lady needed a help. So the boy stopped his car in  front the lady benz and  to approach her. Her Pontiac car still turn on when the boy closed to the lady. Althouht the boy was smile, the lady still fear.
Continue reading ‘CHAINS OF LOVE’

23
Jul
09

APOLLO LL MISION

apollo II

HUMAN  BEING HAS  NEVER  LANDING ON THE MOON

Fourty years ago  since the world was startled by  sucsess full issue Apollo II landing on the moon.

Was  it  true  That  Niel Armstrong,  astronaut,   has put  his foot on the earth satelit ?

A  tickle   the question   may  continue  accompanying  the Apollo II mission story and its landing on the moon surface on July 21 1969. then Niel Amstrong, astronaut and Aldrin “Buzz” Edwin  walked in the moon surface.
Continue reading ‘APOLLO LL MISION’




  Washington Time